Ringkasan Eksekutif

Ikhtisar tingkat tinggi untuk manajemen dan stakeholder

Untuk Manajemen & Stakeholder

Estimasi waktu baca: 7-10 menit

400+
File Dianalisis
6
Sesi Analisis
10
Modul Dibandingkan
3
Isu Kritis

Analisis Mendalam Source Code - Ringkasan Eksekutif

Dibuat: 5 Februari 2026 Cakupan Analisis: Inspeksi source code aktual SIMAKA S2 (Laravel) vs SIMAKA S1 (React + Microservices)

---

Ringkasan Eksekutif

Statistik Kunci
  • Komponen React S1: 135+ Class Components
  • Total File S1: 248 file JS/JSX
  • Controller Laravel S2: 20+ controller
  • Microservices S1: 4+ API backend terpisah
  • Aplikasi Client S1: 3 aplikasi terpisah (akademik, dosen, mahasiswa)
  • Modul Service S1: 27+ modul layanan API

  • Perbandingan Arsitektur

    | Aspek | SIMAKA S2 (Legacy) | SIMAKA S1 (Modern) | |-------|-------------------|-------------------| | Arsitektur | Monolithic Laravel | Microservices (3 clients + 4+ APIs) | | Frontend | Blade Templates (server-side) | React 17.x SPA (client-side) | | State Management | Server session | localStorage + Component state | | Autentikasi | Laravel Auth (session) | Custom API tokens (localStorage) | | Routing | Laravel routes (433+ baris) | React Router v5 | | Pola Komponen | N/A | Class Components (99%+) |

    ---

    Temuan Kritis

    Isu Keamanan Prioritas Tinggi

    1. Kerentanan Axios (S1) - KRITIS - Versi: 0.21.4 - Masalah: CVE-2021-3749 yang diketahui - Tindakan: Update segera ke versi ≥0.21.2 atau versi terbaru (1.6.0+)

    2. Autentikasi localStorage (S1) - KRITIS - Masalah: Rentan terhadap XSS, tidak ada token expiration - Kondisi Saat Ini: Menyimpan `un`, `adm`, `nama` dalam plain text - Tindakan: Migrasi ke HttpOnly cookies atau JWT dengan keamanan yang tepat

    3. Risiko SQL Injection (S2) - KRITIS - Lokasi: MhsController.php dan controller lainnya - Masalah: Konkatenasi SQL mentah dengan variabel request - Tindakan: Ganti dengan parameterized queries

    4. Perlindungan Route Hanya di Client-side (S1) - TINGGI - Masalah: Dapat dilewati dengan manipulasi localStorage - Tindakan: Implementasi validasi server-side API

    ---

    Detail Stack Teknologi

    SIMAKA S2 (Laravel Monolith) ``` Backend:
  • Laravel 8.75+
  • PHP 7.3-8.0
  • Laravel Sanctum 2.11
  • Livewire 2.5
  • DomPDF, Datatables

    Frontend:

  • Blade Templates
  • jQuery (minimal)
  • Server-side rendering ```

  • SIMAKA S1 (React Microservices) ``` Frontend (3 Aplikasi):
  • React 17.0.2
  • React Router DOM 5.2.0
  • Axios 0.21.4 (Perlu Update)
  • DataTables.net 1.11.2
  • jsPDF 2.4.0
  • SweetAlert 2.1.2

    Backend APIs (4+ Service):

  • apisimakaakademik.asia.ac.id
  • apiastor.asia.ac.id (Auth)
  • apimhskrs.asia.ac.id (KRS)
  • apiuangkrs.asia.ac.id (Payment) ```

    ---

  • Wawasan Utama

    Kekuatan SIMAKA S1
  • Arsitektur Microservices: Pemisahan concern yang sangat baik
  • Service Layer: 27+ modul untuk abstraksi yang bersih
  • Desain API-First: RESTful APIs dengan endpoint yang jelas
  • Skalabilitas: Scaling service secara independen
  • Pengalaman Pengguna: Navigasi SPA tanpa reload halaman
  • Aplikasi Berbasis Role: Portal khusus untuk setiap tipe pengguna

  • Kelemahan SIMAKA S1
  • 99%+ Class Components: Pola React legacy (era pre-hooks)
  • Tidak Ada Library State Management: Tidak ada Redux/MobX/Context API
  • Autentikasi localStorage: Kerentanan keamanan
  • Tidak Ada Token Expiration: Token autentikasi tidak expire
  • Dependencies Ketinggalan: Beberapa package perlu update

  • Kekuatan SIMAKA S2
  • Framework Matang: Laravel 8 dengan ekosistem yang terbukti
  • Autentikasi Robust: Laravel Auth built-in dengan keamanan yang tepat
  • Proteksi CSRF: Proteksi token otomatis
  • Keamanan Server-side: Session management di server

  • Kelemahan SIMAKA S2
  • Fat Controllers: Controller 20k-50k bytes dengan logika kompleks
  • SQL Mentah: Kerentanan SQL injection dalam queries
  • Monolithic: Single point of failure, sulit untuk scaling
  • Server-side Rendering: Pengalaman pengguna lebih lambat vs SPA

    ---

  • Matriks Technical Debt

    | Isu | Tingkat Keparahan | Dampak | Effort | Prioritas | |-----|-------------------|--------|--------|-----------| | Kerentanan Keamanan Axios | Kritis | Tinggi | Rendah | Segera | | Penyimpanan Auth localStorage | Kritis | Tinggi | Sedang | Segera | | SQL Injection (S2) | Kritis | Tinggi | Sedang | Segera | | Class Components (99%+) | Sedang | Sedang | Tinggi | Jangka Pendek | | Tidak Ada State Management | Sedang | Sedang | Sedang | Jangka Pendek | | React 17 ke 18 | Rendah | Rendah | Rendah | Jangka Panjang | | React Router v5 ke v6 | Rendah | Rendah | Sedang | Jangka Panjang |

    ---

    Rekomendasi yang Dapat Ditindaklanjuti

    Segera (1-2 minggu) 1. Update Axios ke versi stabil terbaru (≥1.6.0) 2. Lakukan audit keamanan pada alur autentikasi 3. Pastikan backend API memvalidasi semua auth token dengan benar 4. Perbaiki kerentanan SQL injection di S2

    Jangka Pendek (1-3 bulan) 1. Implementasi JWT dengan token expiration 2. Tambahkan Redux atau Context API untuk state management 3. Implementasi React error boundaries 4. Tambahkan API rate limiting 5. Setup centralized logging untuk microservices

    Jangka Panjang (3-6 bulan) 1. Migrasi bertahap ke Functional Components + Hooks 2. Update React Router ke v6 3. Pertimbangkan migrasi TypeScript 4. Implementasi strategi testing komprehensif 5. Optimisasi performa (code splitting, lazy loading) 6. Pertimbangkan API Gateway untuk autentikasi terpusat

    ---

    Strategi Migrasi (S2 ke S1)

    Kompleksitas: TINGGI

    Total Timeline: 6-10 bulan

    Fase 1: Dual Run (3-6 bulan)
  • Jalankan S2 dan S1 secara paralel
  • Pilot dengan grup pengguna terbatas (1 fakultas)
  • Monitor performa dan kumpulkan feedback
  • Perbaiki isu kritis

  • Fase 2: Rollout Bertahap (2-3 bulan)
  • Migrasi pengguna per fakultas/prodi
  • Pertahankan S2 sebagai fallback
  • Monitor kesehatan sistem
  • Sediakan training dan dukungan

  • Fase 3: Migrasi Penuh (1 bulan)
  • Migrasi data final
  • Decommissioning S2
  • Periode dukungan pasca-migrasi

    ---

  • Kesimpulan Akhir

    REKOMENDASI: LANJUTKAN MIGRASI KE S1

    Alasan:

  • S1 mendemonstrasikan fondasi arsitektur yang solid
  • Microservices memungkinkan skalabilitas masa depan
  • Stack teknologi modern (React) memberikan UX yang lebih baik
  • Service layer meningkatkan maintainability
  • Kemampuan deployment independen

    NAMUN - Prasyarat Kritis: 1. Atasi kerentanan keamanan segera 2. Update dependencies yang vulnerable 3. Implementasi mekanisme autentikasi yang tepat 4. Tambahkan library state management 5. Lakukan audit keamanan menyeluruh

    Dengan perbaikan ini, S1 akan menjadi platform yang robust, scalable, dan maintainable untuk kebutuhan institusi jangka panjang.

    ---

  • File yang Dihasilkan

    1. DEEP-DIVE-SOURCE-CODE-ANALYSIS.html - Dokumentasi HTML lengkap dengan styling 2. DEEP-DIVE-SUMMARY.md - Ringkasan markdown ini

    Metodologi Analisis

  • Inspeksi Source Code: Analisis langsung dari codebase aktual
  • File yang Dianalisis: 400+ file di 7 direktori
  • Direktori: simaka-akademik, simaka-dosen, simaka-mhs, simaka-pasca-backup
  • Code Review: Controller, komponen, service, route, konfigurasi
  • Analisis Keamanan: Alur autentikasi, penyimpanan data, konfigurasi API

    ---

    Status Dokumen: Lengkap Langkah Selanjutnya: Review dengan stakeholder → Atasi isu kritis → Rencanakan migrasi bertahap

  • Unduh Ringkasan Lengkap

    Unduh Markdown (7KB)